<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Iluphupull&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://iluphupull.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iluphupull.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2009 12:42:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='iluphupull.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Iluphupull&#039;s Blog</title>
		<link>http://iluphupull.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://iluphupull.wordpress.com/osd.xml" title="Iluphupull&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://iluphupull.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Air Terjun Songgo Langit</title>
		<link>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/air-terjun-songgo-langit/</link>
		<comments>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/air-terjun-songgo-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 12:40:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iluphupull</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iluphupull.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Obyek wisata ini terletak di desa Bucu kecamatan Kembang 30 km sebelah utara dari kota Jepara. Air terjun ini mempunyai ketinggian 80 meter dan lebar 2 meter. Konon menurut cerita bahwa tempat ini akan menjadikan awet muda bagi para pengunjung yang melakukan cuci muka ataupun mandi. Panorama alam di sekitar obyek wisata ini begitu indah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=45&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-47" title="air terjun songgo langit" src="http://iluphupull.files.wordpress.com/2009/08/air-terjun-songgo-langit1.jpeg?w=470" alt="air terjun songgo langit"   />Obyek wisata ini terletak di desa Bucu kecamatan Kembang 30 km sebelah utara dari kota Jepara. Air terjun ini mempunyai ketinggian 80 meter dan lebar 2 meter. Konon menurut cerita bahwa tempat ini akan menjadikan awet muda bagi para pengunjung yang melakukan cuci muka ataupun mandi.<br />
Panorama alam di sekitar obyek wisata ini begitu indah dan udaranya cukup nyaman, sehingga sangat cocok untuk acara santai atau kegiatan rekreasi lainnya. Di tempat pula banyak dijumpai kupu-kupu yang beraneka ragam jumlahnya dengan warna-warni yang cukup indah. Unyuk mencapai obyek wisata tersebut dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan kondisi jalan beraspal.</p>
<p style="text-align:center;">Dikisahkan ada seorang jejaka yang berasal dari desa Tunahan menjalin cinta dengan seorang gadis cantik asal Dukuh Sumanding Desa Bucu Kecamatan Kembang. Jalinan cinta mereka ahirnya berlanjut hingga ke jenjang perkawinan. Di sini diceritakan bahwa antara desa Tunahan dan desa Bucu terbentang  sungai   (sekarang  ini  sungai  yang  berada  di  atas obyek wisata tersebut airnya mengalir ke bawah menjadi air terjun). Pada zaman dahulu seorang laki-laki melamar seorang perempuan harus membawa perabotan dapur seperti wajan, piring, gelas, dll. Serta membawa hewan piaraan kerbau, sapi, kambing,dll.</p>
<p style="text-align:center;">Pada suatu fajar si isteri bersiap menyiapkan makanan pagi untuk si suami tercinta. Dalam penyediaan sarapan tersebut si isteri kurang hati-hati sehingga menimbulkan suara-suara alat dapur yang saling bersentuhan.<br />
Alkisah, sang mertua (ibu si isteri) menegur anaknya : “Ojo glondhangan, mengko mundhak bojomu tangi” atau dalam bahasa Indonesia : “Jangan gaduh, nanti suamimu terbangun”. Rupanya si suami salah mendengar “Kerjo kok glondhangan, rumangsamu barange bojomu” atau dalam bahasa Indonesia “Kerja kok gaduh, memangnya barang bawaan suamimu”.<br />
Pada saat itu juga si suami merasa tersinggung dengan perkataan sang mertua itu, kemudian pada suatu tengah malam kedua pengantin tersebut berniat pergi dari rumah untuk pindah ke tempat asal suami dengan mengendarai pedati/gerobak yang ditarikoleh sapi. Oleh karena jalannya begitu gelap, maka pedati yang mereka naiki salah jalan (kesasar) sehingga terasa pedati tersebut masuk jurang yang sangat dalam (sekarang air terjun Songgolangit) dan sepasang pengantin tersebut hilang tidak ada yang mengetahui keberadaanya.<br />
Legenda tersebut bersifat turun temurun dan masih melekat kuat di hati masyarakat setempat sehingga merupakan pantangan antara orang-orang desa Tunahan dan desa Bucu untuk hidup sebagai suami isteri, karena dikuatirkan hubungan rumah tangga mereka akan mengalami kemelut.<br />
Sedangkan dinamakan air terjun Songgolangit, karena dilihat dari bawah maka air terjun tersebut tampak seakan akan menyangga horizon langit (jawa : nyonggo langit).<br />
Konon ceritanya air terjun ini ditunggui oleh sepasang suami isteri yang ikut menjaga kenyamanan para wisatawan yang menikmati keindahan obyek wisata tersebut, karena mereka merasa bahwa pengunjung-pengunjung adalah tamunya yang perlu dihormati dan dijaga keamananya dan kenyamananya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iluphupull.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iluphupull.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=45&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/air-terjun-songgo-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65e7cffe6089df3cd9f44f63749f19d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iluphupull</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iluphupull.files.wordpress.com/2009/08/air-terjun-songgo-langit1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">air terjun songgo langit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Candi Borobudur</title>
		<link>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/candi-borobudur/</link>
		<comments>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/candi-borobudur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 12:19:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iluphupull</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iluphupull.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Candi Rara Jonggrang atau Lara Jonggrang yang terletak di Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini terletak di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=39&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-41" title="borobudur" src="http://iluphupull.files.wordpress.com/2009/08/borobudur1.jpeg?w=470" alt="borobudur"   /></p>
<p><strong>Candi Rara Jonggrang</strong> atau <strong>Lara Jonggrang</strong> yang terletak di <strong>Prambanan</strong> adalah kompleks candi <a title="Hindu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu">Hindu</a> terbesar di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Candi ini terletak di pulau <a title="Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a>, kurang lebih 20 km timur <a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a>, 40 <a title="Kilometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilometer">km</a> barat <a title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a> dan 120 km selatan <a title="Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang">Semarang</a>, persis di perbatasan antara <a title="Provinsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi">provinsi</a> <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> dan <a title="DIY" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DIY">Daerah Istimewa Yogyakarta</a>. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten <a title="Sleman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sleman">Sleman</a> dan <a title="Klaten" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Klaten">Klaten</a>.</p>
<p><span>Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (<em>budhara</em>), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.</span></p>
<p><span>Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.</span></p>
<p><span>Bagian dasar Borobudur, disebut <em>Kamadhatu</em>, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut <em>Arupadhatu</em>, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut <em>Arupa</em> melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.</span></p>
<p><span>Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).</span></p>
<p><span>Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.</span></p>
<p><span>Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut &#8220;<em>The Lamp for the Path to Enlightenment</em>&#8221; atau yang lebih dikenal dengan nama <em>Bodhipathapradipa</em>.</span></p>
<p><span>Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan &#8216;Amawa&#8217; berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.</span></p>
<p><span>Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas.<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iluphupull.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iluphupull.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=39&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/28/candi-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65e7cffe6089df3cd9f44f63749f19d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iluphupull</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://iluphupull.files.wordpress.com/2009/08/borobudur1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">borobudur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesona Wisata Jawa Tengah</title>
		<link>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/26/pesona-wisata-jawa-tengah/</link>
		<comments>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/26/pesona-wisata-jawa-tengah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 00:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iluphupull</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iluphupull.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 32.548 km², atau sekitar 25,04% dari luas pulau Jawa. Provinsi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=3&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 32.548 km², atau sekitar 25,04% dari luas pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa.<br />
Salah satu kebanggaan provinsi ini adalah Candi Borobudur, yakni monumen Budha terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke-9, terdapat di Kabupaten Magelang. Candi Mendut dan Pawon juga terletak satu kompleks dengan Borobudur.<br />
Candi Prambanan di perbatasan Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Surakarta dipandang sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, dimana di kota ini terdapat Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran. Obyek wisata menarik di luar kota ini adalah Air Terjun Grojogan Sewu dan candi-candi peninggalan Majapahit di Kabupaten Karanganyar; serta Museum Fosil Sangiran yang terletak di jalur Solo-Purwodadi.<br />
Bagian selatan Jawa Tengah juga menyimpan sejumlah obyek wisata alam menarik, diantaranya Goa Jatijajar dan Pantai Karangbolong di Kabupaten Kebumen, serta Baturraden di Kabupaten Banyumas. Di bagian utara terdapat Obyek Wisata Guci di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Tegal; serta Kota Pekalongan yang dikenal dengan julukan &#8216;kota batik&#8217;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iluphupull.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iluphupull.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=3&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/26/pesona-wisata-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65e7cffe6089df3cd9f44f63749f19d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iluphupull</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/12/hello-world/</link>
		<comments>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 00:19:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iluphupull</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=1&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iluphupull.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iluphupull.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iluphupull.wordpress.com&amp;blog=8970635&amp;post=1&amp;subd=iluphupull&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iluphupull.wordpress.com/2009/08/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65e7cffe6089df3cd9f44f63749f19d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iluphupull</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
